Yusril Ihza Mahendra Jawab Tudingan Fee Rp 100 Miliar: Saya tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas

  Wartamenia.com - ADVOKAT Prof Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut tak merapat ke Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikar...

 

Yusril Ihza Mahendra Jawab Tudingan Fee Rp 100 Miliar: Saya tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas

Wartamenia.com - ADVOKAT Prof Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut tak merapat ke Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikarenakan honor yang ditawarkan melampaui batas. Kubu AHY mengatakan Yusril meminta Rp100 miliar. Hal itu dibantah Yusril saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Rabu (13/10). Berikut petikan wawancaranya dengan Tribunnetwork.

******

Terkait pernyataan Benny K Harman, pola pikir Anda dalam menggugat AD/ART disebut seperti Adolf Hitler. Bagaimana tanggapannya?
Saya tertawa saja karena menganggap ini sesuatu yang lucu. Saya sendiri cukup dalam menelaah pemikiran pemikiran Adolf Hitler, jauh lebih 30 tahun yang lalu barangkali ketika saya di FISIP UI mengajar mata kuliah namanya propaganda politik dan perang urat syaraf. Sekarang mata kuliah itu tidak ada, digantikan namanya komunikasi politik kalau tidak salah.

Semua literatur yang dipakai untuk mengajarkan propaganda politik dan perang urat syaraf itu adalah literaturnya Adolf Hitler dan literaturnya Jozef Goebbels, menteri propagandanya Nazi. Semua literaturnya itu berbahasa Jerman, pak Osman suruh saya baca telaah dan pak Osman sendiri itu berguru sama Jozef Goebbels di Berlin, karena beliau kuliah disana tahun 1937 saat menjelang perang dunia kedua dan saat Hitler sedang berkuasa di Jerman. Jadi saya paham betul teknik-teknik propaganda Nazi, ideologi Nazi, propagandanya dan sebagainya saya paham.

Tiba-tiba saya sekarang ini dituduh sebagai Nazi, itu bagi saya sesuatu yang agak mencengangkan. Jangan-jangan yang menuduh ini sama sekali tidak pernah belajar tentang Nazi, cuma dengar-dengar saja kata orang, kata orang begitu.

Nah sebenanya tidak ada literatur Nazi yang saya gunakan sebagai rujukan dalam mengajukan uji formil dan materiil ke Mahkamah Agung (MA). Bahkan Undang-undang (UU) yang saya jadikan sebagai batu uji untuk menguji AD/ART Partai Demokrat itu adalah UU partai politik dan UU pembentukan peraturan perundang-undangan yang keduanya itu dibuat oleh presiden SBY dengan DPR, yang didalamnya ada Fraksi Partai Demokrat dan di dalamnya ada Benny K Harman sebagai anggotanya, dan itu disahkan.

Jadi kalau saya mengujinya itu dengan dua UU ini, yang Hitler itu siapa? Saya atau pak SBY? UU Hitler itu dibikin sama siapa? Ya sama pak SBY dan Benny K Harman di dalamnya. Jadi saya pikir ini mengada-ngada saja, karena saya tidak juga menguji ini dengan kehendak penguasa. Penguasa yang mana? Jokowi maksudnya?

Saya juga tidak menjadi bagian dari Jokowi, saya bukan orang pemerintah, saya berada di luar pemerintah dan tidak ada argumen didalam permohonan ke MA itu menguji dengan kemauannya pemerintah. Yang diuji itu adalah UUD 1945 secara tidak langsung, karena ini pengujian peraturan perundang-undangan dibawah undang-undang maka batu ujinya adalah UU.

Dan dua UU yang dijadikan sebagai batu uji utama adalah produk yang dibuat oleh pemerintah SBY sendiri. Saya balik bertanya kepada Benny Harman, anda ini ngomong bisa jadi kejebak sendiri. Karena saya uji ini pakai UU yang dibuat pak SBY, berarti yang Hitler itu ya pak SBY itu sendiri, itu konsekuensi dari omongan anda sendiri.

Jubir Demokrat Herzaky menyebut Anda pernah diajak komunikasi dengan DPP Partai Demokrat, tapi tidak deal karena honor mencapai Rp100 miliar? Bagaimana ceritanya?
Sebenarnya saat kisruh ini terjadi ada anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat yang menghubungi saya. 'Bagaimana kalau Bang Yusril membantu kami ini'. Saya bilang ya cobalah kita jajaki, kita bahas bersama-sama. Sesudah itu juga ada melalui orang-orang, melalui teman-teman saya dan orang yang saya kenal, yang mengajak bagaimana kalau saya menjadi lawyer Partai Demokrat.

Beberapa kali mereka sudah mengadakan suatu pertemuan, tapi saya katakan sudah lebih satu tahun bekerja dari rumah dan saya tidak keluar rumah, tidak bertemu orang. Jadi saya minta maaf kecuali ada pertemuan secara virtual barangkali saya bisa hadir, tapi itu tidak pernah terjadi karena mereka menghendaki adanya pertemuan secara langsung.

Bahkan ada teman yang mengaku katanya bagaimana kalau saya bertemu langsung dengan AHY, tapi itu juga tidak pernah terjadi. Jadi tidak pernah satu kalipun saya bertemu dengan pimpinan Partai Demokrat, anggota DPR Partai Demokrat, secara fisik saya nggak pernah sama sekali. Yang pakai telepon itu ngomong hanya anggota DPR, AHY-nya juga tidak pernah ada komunikasi dengan saya melalui telpon ataupun virtual, dengan pak SBY juga tidak, siapapun juga tidak ada.

Hanya melalui orang saja bahwa yang saya ramai-ramai itu kan bisa saja ngomong. Eh boleh dong kalau pak Yusril maju tapi beliau minta bayarannya berapa Rp100 miliar itu bisa saja begitu. Tapi kita harus paham bahasa Indonesia itu kadang-kadang bersayap, kadang memang orang itu ngomong Rp100 miliar itu benar-benar Rp100 miliar. Tapi bisa juga orang itu sebenarnya dia nggak mau membantu orang itu, lalu menawarkan sesuatu yang seperti yang dibilang tadi tidak masuk akal dan kemudian menyampaikan bahwa angka seperti itu.

Tapi saya pikir wajar-wajar saja kalau misalnya advokat itu minta fee kepada calon klien, biasa ya bernegoisasi. Sebab kan penegak hukum ada beberapa, ada Jaksa, polisi, hakim, dan advokat. Yang tiga ini dibiayai oleh negara pakai uang rakyat, tapi advokat kan tidak.

Advokat itu kan dibayar oleh kliennya, berapa jumlah bayaran antara advokat dengan klien itu negosiasi mereka sebagai suatu kesepakatan. Jadi kalau klien itu minta fee kepada klien itu sah saja, yang tidak boleh itu orang jadi pejabat, anak presiden, istri presiden, minta fee proyek nah itu yang nggak boleh, advokat mah boleh aja.

Hanya saja kok kemudian dibesar-besarkan setiap hari, ya sudah jadinya bagus juga bagi saya, jadi orang tahu wah yusril nggak sembarangan. Bahkan ada yang bilang sama saya nih anda mengalahkan six million dollars men katanya kan, jadi anda sekarang seven million dollars lawyers lebih hebat anda katanya.

Sekarang ya biarin saja saya bilang, kalau orang ngomong begitu ya nggak apa-apa, mudah-mudahan menjadi doa dan saya mendapat rezeki Rp100 miliar syukur alhamdulillah.

Ada yang bilang empat orang biasa kader Demokrat dapat bantuan hukum dari Anda karena ada invisible power memberi dukungan? Tanggapan Anda?
Tanya saja sama pak SBY. Pak SBY kan pernah minta tolong sama saya untuk menangani kasus Ibas. Terus saya minta bayaran berapa dari Pak SBY? Nol rupiah.

Jadi tidak harus Anda mematok tarif tertentu?
Tidak, Ibas saja pada waktu itu menanyakan kepada saya, 'pak Yusril kita bikin kontrak deh bagaimana?' Saya bilang nggak enak lah dengan beliau, ya sudahlah ya, ini kan dasarnya persahabatan, membantu saya kepada beliau, nggak usah lah kita bicara-bicara.

Disana Maqdir Ismail, ada pertemuan di rumah pak SBY, ada almarhumah bu Ani, ada Amir Syamsuddin, ya coba ditanya sama mereka saya minta fee berapa kepada pak SBY.

Kasus yang saya bela seperti kasus luar batang ketika menjelang Pilgub DKI. Habis-habisan saya bertempur membela luar batang itu, yang lain-lain yang datang ke luar batang itu nggak ada urusannya sama pembelaan itu, cuma cari panggung saja, baik AHY maupun Anies Baswedan datang ke situ nggak ada apa-apanya. Luar batang itu dari awal saya bela dan tak ada sepeser pun mereka bayar kepada saya.

Apa motivasi Anda mau memberi bantuan hukum empat eks kader Demokrat?

 
Advokat itu pertama-tama bekerja berdasarkan UU advokat dan bekerja berdasarkan kode etik advokat. Advokat itu tidak boleh membeda-bedakan calon klien, siapa saja yang datang kepada dia, dia pelajari kasusnya dan kalau dia sanggup menangani kasus itu maka dia berkewajiban untuk menangani.

Nah persoalan yang di bawa kepada saya ini kan berkaitan dengan hukum administrasi negara dan hukum tata negara, bidang studi saya tentang dua hal itu. Jadi saya dalami dan pelajari, saya katakan ini bisa diuji di MA, walaupun ini merupakan suatu terobosan yang belum pernah terjadi dalam sejarah hukum di Indonesia.

DPP Partai Demokrat diketahui menyatakan berencana menjadi Termohon intervensi, bagaimana tanggapannya?
Saya sudah pelajari mendalam persoalan ini, secanggih apapun anggaran dasar dibuat oleh sebuah partai, anggaran dasar itu tidak ada artinya tidak ada gunanya sebelum dia disahkan oleh Kemenkumham.

Begitu juga pengurus partai mau mengadakan kongres atau muktamar sehebat mungkin, ketika dia sampaikan kepada menkumham tapi tidak disahkan atau belum disahkan, apakah dia bisa bertindak atas nama partainya? Nggak bisa juga.

Jadi seharusnya DPP Partai Demokrat tidak bisa memberi kuasa terkait AD/ART?
Fungsi DPP itu kalau kongres sudah selesai? Saya kan ketum partai juga, paham saya. Ketika anggaran dasar sudah dibahas dalam muktamar, muktamar itu memberi mandat kepada DPP terpilih untuk memohon pengesahan kepada Menkumham.

DPP itu hanya diberi mandat oleh muktamar. Nah kalau DPP nya diminta ke MA untuk menerangkan bagaimana proses pembuatan anggaran dasar itu, saya senang aja, saya bilang anda mau seribu kali ngomong ya ngomong aja lah, karena omongan anda tidak relevan karena anda bukan pihak yang membuat anggaran dasar ini.

Berarti Anda mempelajari ini tidak tanggung-tanggung dan luar biasa serius?
Saya tidak tanggung-tanggung ya, kalau pun kalah di Pengadilan ya saya kalah terhormat. Bukan sekali dua kali saya kalah di pengadilan, itu biasa. Bahkan saya menguji di MK, Ketuanya waktu itu Hamdan dan saya kalah.

Ya saya menggerutu saja tapi saya menghormati putusan hakim walaupun saya tidak sependapat dengan putusan itu. Saya belum tahu bagaimana sikap MA terhadap permohonan kami ini.

Kemarin disampaikan ada satu pemberi kuasa mencabut kuasa kepada Anda? Benarkah kabar ini?
Kabarnya begitu tapi saya belum menerima surat pencabutan kuasanya. Bagi saya itu tidak masalah, saya bertindak sebagai advokat profesional.

Advokat itu kan bekerja berdasarkan surat kuasa. Kalau dicabut kuasanya ya selesai, dan saya nggak mau menghalangi orang mencabut kuasa, saya kan profesional aja sebagai advokat.

Tapi ini kan ada empat orang, jadi yang tiga belum mencabut kuasanya jadi di persidangan ini ketiga orang ini yang kami teruskan, nggak ada masalah.

Tapi andaikan semuanya mencabut kuasa, ya nggak ada masalah, sebagai advokat saya sudah melaksanakan tugas saya secara profesional sesuai UU Advokat dan sebagai seorang akademisi di bidang kenegaraan saya sudah mencoba menyampaikan sesuatu kepada MA untuk dipikirkan bersama. (Tribunnetwork/Vincentius Jyestha)



Artikel ini telah tayang di Sripoku.com

Nama

1812,1,212 mart,3,aa gym,7,abdul somad,8,abdullah hehamahua,2,abu dhabi,3,abu janda,8,aburizal bakrie,1,aceh,3,aceh timur,1,ade armando,3,ade londok,1,adi hidayat,2,adian napitupulu,2,adzan,1,agesti ayu,1,agus andrianto,1,agus maftuh,1,aher,1,Ahmad Dhani,14,ahmad yani,2,Ahok,135,AHY,6,aipda fajar indrawan,1,akbar faisal,1,aksi 212,1,aksi 313,1,al azhar,1,Al Habsyi,2,aldi taher,2,alexis,1,ali mochtar ngabalin,6,allan nairn,1,Allya,1,alor,4,Amazing,3,ambroncius nababan,1,ambulance,1,ambulans,1,amerika serikat,1,amien rais,9,anang hermansyah,2,andi arief,3,andre rosiade,1,Andrew,2,angin puting beliung,1,angkatan udara,1,Anies Baswedan,75,anisa pohan,1,anjing,1,annisa pohan,1,Ansor,2,anti PKI,1,antigen,1,anwar abbas,1,apartemen,1,aqua,3,arab saudi,3,arie untung,2,arifin ilham,4,arifin ilham. muhammad alvin faiz,1,artis,10,ashanty,2,Asma Dewi,1,ASN,2,AstraZeneca,1,aswaja,1,ayu ting ting,1,ayus sabyan,2,aziz syamsuddin,1,babi ngepet,1,baim wong,3,Bakar,1,bakrie,1,bali,2,bandung,2,bangkalan,2,banjarmasin,1,banjir,8,Bank,1,banser,1,bansos,1,banten,4,bappenas,1,bareskrim,1,Batak,1,batu,2,bayi,1,BBM,1,begal,1,bekasi,1,Bela Negara,1,BEM SI,2,BEM UI,1,bengkulu,5,bentrok papua,1,Berita,446,Berita Artis,21,berita heboh,25,Berita Internasional,12,berita nasional,53,Berita Viral,1,bibi Ardiansyah,1,bikini,1,bima arya,7,Bioskop,1,bipolar,1,bir,2,blitar,1,blue film,2,bmkg,1,bobby nasution,1,bocah,1,bogor,17,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,bosowa grup,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,2,Bu Risma,1,Buaya,1,budi gunawan,1,bukittinggi,2,bully,1,bulu tangkis,1,BUMN,1,bungurasih,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,3,busyro muqoddas,1,cak Nun,2,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,capres,1,catut nama jokowi,2,Celana Dalam,1,chaplin,2,china,1,cholil nafis,1,chusnul chotimah,1,ciamis,2,Cianjur,2,cinta laura,1,COD,1,Corona,7,Covid,5,Covid 19,13,Covid-19,20,covid19,1,CPNS,1,csr,1,D'Masiv,1,Daerah,6,dajjal,1,dandim,2,danone,2,darut tauhid,1,dayak,1,dayung,1,de,1,debat,1,debat pilpres2019,5,debt collector,1,deddy mizwar,1,deliserdang,1,demak,3,Demo,30,demo1310,1,demokrat,19,Demonstran,1,denny cagur,1,denny siregar,4,Densus,1,Densus 88,2,depok,4,derry sulaiman,1,dewi tanjung,4,dharmasraya,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,din syamsuddin,5,dishub DKI,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,15,Dki Jakarta,34,Doa,1,dokter,3,Dolar,2,Donald Trump,1,doni munardo,1,DPR,6,DPR RI,2,DPRD,5,DPRD kota Semarang,1,dr tirta,2,dukun,1,dul jaelani,1,e budgeting,1,e-ktp,2,edhy prabowo,7,EDY MULYADI,1,edy rahmayadi,1,eggy sujana,1,Ekonomi,4,emak emak,1,Encun,1,entertainment,46,erick thohir,2,esemka,1,exit,1,facebook,2,fadjroel rahman,1,Fadli zon,25,fahri hamzah,4,felicia tissue,2,felix siauw,2,ferdinan hutahean,8,firli bahuri,2,First travel,1,fitnah,2,five vi,2,food,4,FPI,135,Fuad Amin,1,gading marten,1,gala,1,Ganjar Pranowo,9,garut,1,Gatot,2,gatot brajamusti,1,gatot nurmantyo,11,gaza,1,gempa,1,gereja,2,gerindra,10,Gibran,3,gibran rakabumi,1,gibran rakabuming raka,2,giring nidji,2,gisella,5,gita wirjawan,1,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Google Maps,1,Googlemaps,1,Gosip,3,GP ansor,1,gpi,1,Grab,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,6,gus nur,2,Gus Yaqut,7,habib,1,habib bahar,1,habib bahar bin smith,3,habib husin,1,Habib Idrus jamalullail,1,habib lutfi,1,habib lutfi bin Yahya,3,habib novel,1,habib rizieq,39,habib rizieq shihab,89,habib smith,1,had,1,haikal hassan,6,haji,2,halte,1,haltim,1,hanafi rais,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,haris azhar,1,haris pertama,1,hasto,4,Hayya alal jihad,2,health,7,heboh,9,hendropriyono,1,henry subiakto,1,hidayat Nu,1,hidayat Nur Wahid,5,Hijabers,1,hijrah,1,hindu,2,hoax,8,hot,1,hotman paris,3,hrs,6,HTI,3,Hukum,17,Hutang,1,ibadah,1,ibas,1,ibnu chaldun,1,icmi,1,Idul Adha,1,ihsan tanjung,1,ILC,5,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,imam syuhada,1,india,3,indomaret,1,indonesia raya,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,inews,1,Info,2,Inspiring,4,instagram,2,Internasional,25,irvan ghani,2,ISIS,6,Islam,18,israel,5,italia,1,ITS,1,iwan fals,2,jakarta,31,jakarta barat,1,jakarta pusat,1,jakarta timur,1,Jakmania,2,jaksa,2,jamaah islamiyah,1,Jambi,1,Jason Tjakrawinata,1,jawa barat,4,jawa tengah,4,jeddah,1,Jefri Nichol,1,Jerinx SID,1,jihad,1,jilbab,1,JK,3,JKT48,1,JNE,1,jogja,5,joko widodo,3,Jokowi,133,jokowimantu,2,jonatan christie,1,Jonru,6,Joseph Paul Zhang,1,Jozeph Paul Zhang,1,JPO,1,Juliari Peter Batubara,1,jumhur hidayat,3,Jusuf Kalla,7,Kabut Asap,6,kades,1,Kaesang,12,kafir,1,Kahiyang Ayu,1,kakek suhud,3,kalibata city,1,kalideres,1,Kalijodo,1,kalimantan,1,Kamera,1,KAMI,20,kapolda,1,kapolres,1,Kapolreta,1,kapolri,2,kapolsek,1,karawang,1,Karni Ilyas,3,kartu kredit,1,Kasus,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,katolik,1,kebakaran,3,Kebakaran Hutan,5,kebon nanas,1,kecelakaan,1,Kekasih,1,kekerasan,1,keluang,1,Keluarga,1,kemenag,2,kemensos,3,kepala daerah,1,KH Ma'ruf amin,2,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Ki Sumo,1,kimia farma,2,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,KKP,2,knpi,2,kodam jaya,1,komnas HAM,3,Kontroversi,75,kopassus,1,koperasi,1,Korea Utara,1,korona,1,korupsi,1,KPAI,2,kpi,1,KPK,33,kpps,1,KRI NANGGALA 402,7,Krisna Murti,1,kristen,2,kristiyanto,1,KSP,1,kucing,1,kurir,2,Kyai Marzuqi Mustamar,1,laci,1,Lain-lain,1,laiskodat,1,lapindo,1,laporkan,1,larissa chou,4,LBH,2,lebak,1,leni haini,1,lgbt,1,Lifestyle,5,listyo sigit prabowo,1,LPI,1,lsm,1,luar negeri,1,lucky alamsyah,1,lukisan,1,Lulung,2,Luqman Arif,1,m,1,Ma'ruf,2,maaher attuwailibi,1,maaher tuwailibi,1,mabes polri,1,madura,1,Mahasiswa,2,maher attuwailibi,14,mahfud,1,mahfud MD,17,Mahfudz MD,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,maia estianty,1,makassar,3,MAKI,1,malang,3,malaysia,1,maluku utara,1,manado,1,Mantan,1,maranir,1,marinir,1,Mario Teguh,10,marrisa Haque,1,marsekal hadi tjahjanto,1,marshanda,1,masjid,3,masker,2,mata najwa,5,maulid nabi,1,may day,1,Mayjen TNI Dudung Abdurcahman,1,medan,7,medina zein,1,medsos,1,megamendung,1,megawati,9,melaney Ricardo,1,melly goeslaw,1,Meme,1,menag,2,mendikbud,1,menkes,2,menkumham,1,menpora,1,mensos,1,menteng,1,menteri,4,Menteri kesehatan,2,menteri KKP,2,Menteri Susi,2,mer-c,1,Merdeka.com,1,metro jakarta barat,1,metro jaya,1,Metropolitan,1,miras,1,MK,4,moeldoko,2,Moge,3,Motivasi,1,Moto GP,9,mrt,1,mts,2,mualaf,1,muannas al aidid,2,muba,1,mudik,1,muhaimin iskandar,1,muhammad alvin faiz,4,muhammadiyah,3,MUI,11,mulan jameela,2,munamarman,2,munarman,13,Musibah,3,musni umar,2,Mustofa Nahra,2,nadiem makarim,2,Nahdlatul Ulama,7,Najwa Shihab,5,nani aprilliani,3,Narkoba,4,nasdem,1,Nasional,139,Nasionalisme,5,natal,1,natalius pigai,2,nawir,1,Negara,1,nenah arsihan,1,Nenek,1,neno warisman,4,Netizen,3,News,229,ngawi,1,NII,1,Nikita,2,nikita mirzani,13,Nikon,1,Nila F moeloek,1,nisa sabyan,1,nissa sabyan,1,non muslim,1,novel bamukmin,9,novel baswedan,5,NTB,1,NTT,5,NU,11,nunukan,1,nur Sugik rahardja,11,Nusantara,1,Obama,1,odading,1,ojol,1,Olah Raga,6,Omnibus,2,Omnibus Law,39,Omnibuslaw,6,onani,1,Online,1,online shop,1,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OSIS,1,OTT,1,PA 212,9,padang,4,pak yus,1,palangkaraya,1,palembang,1,palestina,12,pamekasan,2,PAN,1,pancasila,1,pandemi,1,pangdam jaya,1,panglima TNI,6,papua,1,partai masyumi,1,partai ummat,1,pasha ungu,1,pati,1,paula,1,PBNU,1,PDIP,18,pecel lele,1,Pegunungan Kendeng,1,pekerjaan,1,Pelajar,1,Pelakor,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,2,Pemerintah,1,pemprov,2,pemuda pancasila,1,pendeta,1,Pendidikan,2,Pengantin,1,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,perancis,1,perawat,1,Peristiwa,4,perkosa,1,permadi arya,3,perppu,1,perpres,1,pertamina,1,pesawat,3,petamburan,4,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres,1,pilpres2019,7,pinjaman online,1,pistol,2,PKB,2,PKI,3,pkl,1,pkpi,1,PKS,12,PN Jakarta Timur,1,PNS,1,polda,1,Polda Metro Jaya,17,Polisi,46,politeknik sriwijaya,1,POLITIK,273,Polri,10,polwan,1,pon,1,pontianak,1,porno,1,PPATK,4,PPKM,2,PPP,1,prabowo,3,prabowo subianto,7,prabumulih,1,pramuka,1,prancis,11,Presiden jokowi,9,presiden.,2,prestasi,1,probolinggo,1,prostitusi online,1,Provokator,1,PSI,5,PT PAL,1,PTPN,2,Puan,3,Puan maharani,3,PUBG,1,pulau seribu,1,Putu Sudiartana,3,rachmawati Soekarnoputri,1,raffi ahmad,2,rahma sarita,1,ramadhan,1,rasis,5,Ratna Sarumpaet,3,ratu wiraksini,1,Rawajati,1,refly harun,8,Regional,1,reklamasi,1,remas al amanah,1,Reza Artamevia,1,Rian,1,riau,4,ribka tjiptaning,3,Ricuh,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,riza patria,1,rizal ramli,3,robby purba,1,rocky gerung,7,Roy Suryo,5,RS Siloam,2,RS UMMI,4,ruhut sitompul,2,Rupiah,2,RUU,2,sabili,1,sabu sabu,1,safeea,1,sahur,2,said didu,2,sam aliano,1,samarinda,2,sandiago uno,20,SARA,6,Saracen,3,satpol PP,2,satrio,1,saudi,1,SBY,26,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,9,selebgram,1,Selebritas,7,Selebriti,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,serang,1,setnov,13,seto,1,sgm,1,sianida,3,sidang,8,Sidoarjo,1,sidrap,1,singapura,1,slamet maarif,2,sleman,1,sma 6,1,sman 58 ciracas,5,smk 2,2,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,solo,3,soni eranata,14,sosmed,1,SPBU,1,sports,1,Sri mulyani,4,sriwijaya air,3,subang,1,Sugik Nur Raharja,5,sukabumi,1,sukmawati,2,sukmawati soekarnoputri,1,sukoharjo,2,sulawesi,1,Sule,1,sumatra utara,1,sunda nusantara,1,suparman nyompa,1,supersemar,1,Surabaya,5,surya paloh,1,sus,1,Susi,1,susi pudjiastuti,1,susu sapi,1,swab,1,syahganda nainggolan,5,syahrini,1,syekh Ali Jaber,1,Tahanan Kabur,1,tanah abang,3,Tanaman,1,Tangerang,6,tangerang selatan,1,tanjung balai,1,tanjung priok,1,taqy malik,1,Tarbiyah,1,tasikmalaya,2,taufik,2,taufik hidayat,1,Tax Amnesty,1,tegal,1,teh ninih,6,Teknologi,2,Teman Ahok,2,temanggung,1,tengku guru bajang,1,Tengku Zulkarnaen,19,Terawan,1,Tercyduk,2,Teroris,10,Tetangga,1,tetoris,1,tgupp,1,Tiktok,5,Timor Leste,1,tips,9,tito karnavian,2,TKI,1,tni,14,tni al,1,toa,2,Tokoh,2,tol,1,tol cipali,1,Toleransi,2,tommy,1,TPU,1,trending topic,27,tri risma harini,6,Tsamara,2,tuban,1,tumpeng,1,TV one,2,TV swasta,1,TVRI,1,Twitter,2,UAS,9,UGM,2,UI,1,uje,1,umi pipik,1,Umroh,2,uni arab Emirat,1,uni emira arab,2,Unpad,1,Untirta,1,ustad abdul somad,1,Ustad Yahya Waloni,1,UU Cipta Kerja,8,UU ITE,2,vaksin covid 19,5,vaksin palsu,3,vaksin sinovac,4,Vandalisme,1,vanessa angel,1,veronica koman,1,Video,2,Vina Garut,1,viral,36,viral berita heboh,1,viral heboh berita nasional,1,viral kecelakaan hari ini berita nasional,1,Virus,1,Vit,1,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Waria,1,wimar witoelar,1,Wiranto,3,WN Inggris,1,yahudi,2,yahya waloni,8,yahya hasyim,2,Yenni Wahid,1,YLBHI,2,Yogyakarta,1,youtube,1,yunanto wijaya,1,yunarto,1,yunarto wijaya,1,Yuni Shara,3,yusril ihza mahendra,1,Yusuf Mansur,1,zaidul akbar,1,zakiah aini,1,zaskia mecca,2,ziarah,1,Zona Merah,1,zulkifli hasan,1,zulkifli muhammad,1,
ltr
item
Wartamenia: Yusril Ihza Mahendra Jawab Tudingan Fee Rp 100 Miliar: Saya tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas
Yusril Ihza Mahendra Jawab Tudingan Fee Rp 100 Miliar: Saya tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas
https://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/yusril_20170407_090505.jpg
Wartamenia
https://www.wartamenia.com/2021/10/yusril-ihza-mahendra-jawab-tudingan-fee.html
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/2021/10/yusril-ihza-mahendra-jawab-tudingan-fee.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content