Di Persidangan Muncul Fakta Baru Tewasnya Laskar FP1, Termasuk Penyebab Terjadinya Penembakan

   Wartamenia.com - Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap empat laskar FPI di K...

 Di Persidangan Muncul Fakta Baru Tewasnya Laskar FPI, Termasuk Penyebab Terjadinya Penembakan

 Wartamenia.com - Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap empat laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada hari ini, Senin (18/10/2021).

Ada dua polisi yang jadi tersangka dalam kasus itu yaitu Ipda M Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan.

Agenda sidang hari ini adalah pembacaan dakwaan.

Muncul fakta baru saat Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan surat dakwaan untuk Briptu Fikri Ramadhan.

Briptu Fikri didakwa melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian empat laskar FPI.

"Akibat perbuatan terdakwa melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan saksi Ipda Mohammad Yusmin Ohotella serta Ipda Elwira Priadi Z, mengakibatkan matinya Andi Oktiawan, Faiz Ahmad Syukur, Lutfil Hakim, Akhmad Sofiyan, M Reza, dan Muhammad Suci Khadavi Poetra," kata jaksa.

Jaksa menyatakan, perbuatan Fikri merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Peran Briptu Fikri

Dalam surat dakwaan, jaksa menjelaskan peran Briptu Fikri bersama dua terdakwa lainnya.
Iklan untuk Anda: Ternyata Mata Kabur hingga Katarak Bisa Anda Hilangkan dengan Ini
Advertisement by

Briptu Fikri disebut termasuk ke dalam salah satu orang yang menyebabkan tewasnya empat laskar FPI.

Empat laskar FPI tersebut ditembak di mobil Daihatsu Xenia warna silver bernopol B 1519 UTI.

Peristiwa itu terjadi di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020.

Rebut Senjata

JPU dalam sidang itu membeberkan adanya upaya  empat anggota eks Laskar Front Pembela Islam (FPI) merebut senjata polisi atau terdakwa.

Hal itu dibeberkan jaksa dalam sidang.

Jaksa mengatakan hal itu bermula, saat terdakwa Briptu Fikri Ramadhan, beserta terdakwa IPDA Elwira Priadi Z (almarhum) dan IPDA M. Yusmin Ohorella melakukan pengamanan kepada empat anggota eks Laskar FPI setelah melakukan penembakan yang menewaskan 2 anggota Laskar FPI di KM 50, Cikampek.

Di mana keempatnya bernama Luthfil Hakim, Muhamad Suci Khadavi Poetra, Akhmad Sofiyan, dan M. Reza.

Perebutan senjata itu bisa terjadi karena para terdakwa tidak melakukan pengamanan dengan memborgol atau mengikat tangan para anggota eks Laskar FPI.

Baca juga: Dua Anggota Polisi Didakwa Lakukan Pembunuhan Terhadap Enam Anggota eks Laskar FPI

Diketahui, dalam mobil tersebut tiga anggota eks Laskar FPI duduk di sisi paling belakang mobil.

Sedangkan Briptu Fikri Ramadhan duduk di sisi tengah bagian kiri bersama dengan Lutfil Hakim.

Selang beberapa meter mobil tersebut melaju dari KM 50, M. Reza yang duduk di belakang langsung mencekik terdakwa Fikri karena kondisi tangan yang tidak diborgol sedari awal penangkapan.

"Ternyata belum terlalu lama perjalanan dari Rest Area Km 50 tepatnya di KM 50+200 tiba-tiba salah satu anggota FPI yang sejak semula tidak diborgol atau tidak diikat (tangannya) benama M. Reza (almarhum) duduk sebelah kiri kursi belakang tepatnya dibelakang terdakwa (Fikri) dengan seketika mencekik leher terdakwa," beber jaksa dalam persidangan.

Melihat kondisi tersebut, rekan dari Reza yakni Lutfil Hakim yang duduk disamping Fikri membantu Reza untuk mencekiknya dan berupaya merampas senjata api yang dimiliki Fikri.

Sedangkan anggota FPI lainnya, Akhmad Sofiyan dan Muhammad Suci Khadavi Poetra juga turut membantu kedua temannya dengan cara mengeroyok dan menjambak rambut Firkri.

"Namun terdakwa (Fikri) belum bisa mereka lumpuhkan atau mereka tidak dapat merampas senjatanya," ucap Jaksa.

Pada saat terjadinya pengeroyokan dan adanya usaha perebutan senjata tersebut, Fikri berteriak minta tolong kepada rekannya yang duduk di bagian depan.

Seketika, IPDA Yusmin yang merupakan pengemudi dari mobil ini menoleh ke belakang dan seketika memperlambat kendaraan sambil meminta terdakwa IPDA Elwira Priadi (almarhum) untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Mendengar teriakan tersebut saksi IPDA Mohammad Yusmin Ohorella menoleh ke belakang dan memberikan aba-aba atau isyarat kepada IPDA Elwira Priadi z (almarhum) dengan mengatakan "wirrr,,, Wirrr,,, Awasss Wirrr!ll", ucap jaksa.

Namun bukannya menghentikan kendaraan atau melakukan tindakan persuasif IPDA Elwira Priadi malah melesatkan tembakan timah panas yang berada di tangannya ke arah Lutfil Hakim dan ke arah Akhmad Sofyan.

 

Akhirnya peluru tersebut kata jaksa mengenai bagian dada para korban hingga menembus ke bagian pintu bagasi mobil yang ditumpanginya.

"Hingga mengenai sasaran mematikan tepat di dada sisi kiri Akhmad Sofiyan sebanyak 2 (dua) kali tembus ke kaca bagasi belakang mobil Xenia warna silver," beber jaksa.

Setelah selesainya penembakan yang dilakukan IPDA Elwira Priadi Z (almarhum) dan melihat keadaan Fikri sudah merasa aman dan terlepas dari cekikan M. Reza maupun jambakan Muhammad Suci Khadavi Poetra kemudian keadaan dan situasi diatas mobil tidak ada lagi perlawanan.

Terlebih saat itu, Lutfil Hakim dan Akhmad Sofiyan telah tewas.

Akan tetapi, penembakan itu kembali dilakukan oleh terdakwa IPDA Elwira Priadi Z (almarhum) yang kali ini menyasar M. Reza dan Suci Khadavi Poetra yang di mana kondisi sudah tidak memiliki senjata dan tidak ada perlawanan.

"Selanjutnya terdakwa (Elwira Priadi) tanpa berfikir lalu mengarahkan kembali senjata apinya dan menembakkan lagi ke arah Muhammad Suci Khadavi Poetra dan tepat mengenai sasaran yang mematikan di dada sebelah kiri sebanyak 3 (tiga) kali," tukasnya.

Diketahui, dalam perkara ini para terdakwa didakwa telah melakukan penganiayaan yang membuat kematian secara sendiri atau bersama-sama terhadap 6 orang anggota eks Laskar FPI.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan, dengan sengaja merampas nyawa orang lain," kata jaksa dalam persidangan Senin (18/10/2021).

Atas hal itu, jaksa menyatakan, perbuatan Briptu Fikri Ramadhan dan IPDA M. Yusmin Ohorella merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Nama

1812,1,212 mart,3,aa gym,7,abdul somad,8,abdullah hehamahua,2,abu dhabi,3,abu janda,8,aburizal bakrie,1,aceh,3,aceh timur,1,ade armando,3,ade londok,1,adi hidayat,2,adian napitupulu,2,adzan,1,agesti ayu,1,agus andrianto,1,agus maftuh,1,aher,1,Ahmad Dhani,14,ahmad yani,2,Ahok,135,AHY,6,aipda fajar indrawan,1,akbar faisal,1,aksi 212,1,aksi 313,1,al azhar,1,Al Habsyi,2,aldi taher,2,alexis,1,ali mochtar ngabalin,6,allan nairn,1,Allya,1,alor,4,Amazing,3,ambroncius nababan,1,ambulance,1,ambulans,1,amerika serikat,1,amien rais,9,anang hermansyah,2,andi arief,3,andre rosiade,1,Andrew,2,angin puting beliung,1,angkatan udara,1,Anies Baswedan,75,anisa pohan,1,anjing,1,annisa pohan,1,Ansor,2,anti PKI,1,antigen,1,anwar abbas,1,apartemen,1,aqua,3,arab saudi,3,arie untung,2,arifin ilham,4,arifin ilham. muhammad alvin faiz,1,artis,10,ashanty,2,Asma Dewi,1,ASN,2,AstraZeneca,1,aswaja,1,ayu ting ting,1,ayus sabyan,2,aziz syamsuddin,1,babi ngepet,1,baim wong,3,Bakar,1,bakrie,1,bali,2,bandung,2,bangkalan,2,banjarmasin,1,banjir,8,Bank,1,banser,1,bansos,1,banten,4,bappenas,1,bareskrim,1,Batak,1,batu,2,bayi,1,BBM,1,begal,1,bekasi,1,Bela Negara,1,BEM SI,2,BEM UI,1,bengkulu,5,bentrok papua,1,Berita,446,Berita Artis,21,berita heboh,25,Berita Internasional,12,berita nasional,53,Berita Viral,1,bibi Ardiansyah,1,bikini,1,bima arya,7,Bioskop,1,bipolar,1,bir,2,blitar,1,blue film,2,bmkg,1,bobby nasution,1,bocah,1,bogor,17,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,bosowa grup,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,2,Bu Risma,1,Buaya,1,budi gunawan,1,bukittinggi,2,bully,1,bulu tangkis,1,BUMN,1,bungurasih,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,3,busyro muqoddas,1,cak Nun,2,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,capres,1,catut nama jokowi,2,Celana Dalam,1,chaplin,2,china,1,cholil nafis,1,chusnul chotimah,1,ciamis,2,Cianjur,2,cinta laura,1,COD,1,Corona,7,Covid,5,Covid 19,13,Covid-19,20,covid19,1,CPNS,1,csr,1,D'Masiv,1,Daerah,6,dajjal,1,dandim,2,danone,2,darut tauhid,1,dayak,1,dayung,1,de,1,debat,1,debat pilpres2019,5,debt collector,1,deddy mizwar,1,deliserdang,1,demak,3,Demo,30,demo1310,1,demokrat,19,Demonstran,1,denny cagur,1,denny siregar,4,Densus,1,Densus 88,2,depok,4,derry sulaiman,1,dewi tanjung,4,dharmasraya,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,din syamsuddin,5,dishub DKI,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,15,Dki Jakarta,34,Doa,1,dokter,3,Dolar,2,Donald Trump,1,doni munardo,1,DPR,6,DPR RI,2,DPRD,5,DPRD kota Semarang,1,dr tirta,2,dukun,1,dul jaelani,1,e budgeting,1,e-ktp,2,edhy prabowo,7,EDY MULYADI,1,edy rahmayadi,1,eggy sujana,1,Ekonomi,4,emak emak,1,Encun,1,entertainment,46,erick thohir,2,esemka,1,exit,1,facebook,2,fadjroel rahman,1,Fadli zon,25,fahri hamzah,4,felicia tissue,2,felix siauw,2,ferdinan hutahean,8,firli bahuri,2,First travel,1,fitnah,2,five vi,2,food,4,FPI,135,Fuad Amin,1,gading marten,1,gala,1,Ganjar Pranowo,9,garut,1,Gatot,2,gatot brajamusti,1,gatot nurmantyo,11,gaza,1,gempa,1,gereja,2,gerindra,10,Gibran,3,gibran rakabumi,1,gibran rakabuming raka,2,giring nidji,2,gisella,5,gita wirjawan,1,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Google Maps,1,Googlemaps,1,Gosip,3,GP ansor,1,gpi,1,Grab,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,6,gus nur,2,Gus Yaqut,7,habib,1,habib bahar,1,habib bahar bin smith,3,habib husin,1,Habib Idrus jamalullail,1,habib lutfi,1,habib lutfi bin Yahya,3,habib novel,1,habib rizieq,39,habib rizieq shihab,89,habib smith,1,had,1,haikal hassan,6,haji,2,halte,1,haltim,1,hanafi rais,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,haris azhar,1,haris pertama,1,hasto,4,Hayya alal jihad,2,health,7,heboh,9,hendropriyono,1,henry subiakto,1,hidayat Nu,1,hidayat Nur Wahid,5,Hijabers,1,hijrah,1,hindu,2,hoax,8,hot,1,hotman paris,3,hrs,6,HTI,3,Hukum,17,Hutang,1,ibadah,1,ibas,1,ibnu chaldun,1,icmi,1,Idul Adha,1,ihsan tanjung,1,ILC,5,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,imam syuhada,1,india,3,indomaret,1,indonesia raya,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,inews,1,Info,2,Inspiring,4,instagram,2,Internasional,25,irvan ghani,2,ISIS,6,Islam,18,israel,5,italia,1,ITS,1,iwan fals,2,jakarta,31,jakarta barat,1,jakarta pusat,1,jakarta timur,1,Jakmania,2,jaksa,2,jamaah islamiyah,1,Jambi,1,Jason Tjakrawinata,1,jawa barat,4,jawa tengah,4,jeddah,1,Jefri Nichol,1,Jerinx SID,1,jihad,1,jilbab,1,JK,3,JKT48,1,JNE,1,jogja,5,joko widodo,3,Jokowi,133,jokowimantu,2,jonatan christie,1,Jonru,6,Joseph Paul Zhang,1,Jozeph Paul Zhang,1,JPO,1,Juliari Peter Batubara,1,jumhur hidayat,3,Jusuf Kalla,7,Kabut Asap,6,kades,1,Kaesang,12,kafir,1,Kahiyang Ayu,1,kakek suhud,3,kalibata city,1,kalideres,1,Kalijodo,1,kalimantan,1,Kamera,1,KAMI,20,kapolda,1,kapolres,1,Kapolreta,1,kapolri,2,kapolsek,1,karawang,1,Karni Ilyas,3,kartu kredit,1,Kasus,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,katolik,1,kebakaran,3,Kebakaran Hutan,5,kebon nanas,1,kecelakaan,1,Kekasih,1,kekerasan,1,keluang,1,Keluarga,1,kemenag,2,kemensos,3,kepala daerah,1,KH Ma'ruf amin,2,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Ki Sumo,1,kimia farma,2,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,KKP,2,knpi,2,kodam jaya,1,komnas HAM,3,Kontroversi,75,kopassus,1,koperasi,1,Korea Utara,1,korona,1,korupsi,1,KPAI,2,kpi,1,KPK,33,kpps,1,KRI NANGGALA 402,7,Krisna Murti,1,kristen,2,kristiyanto,1,KSP,1,kucing,1,kurir,2,Kyai Marzuqi Mustamar,1,laci,1,Lain-lain,1,laiskodat,1,lapindo,1,laporkan,1,larissa chou,4,LBH,2,lebak,1,leni haini,1,lgbt,1,Lifestyle,5,listyo sigit prabowo,1,LPI,1,lsm,1,luar negeri,1,lucky alamsyah,1,lukisan,1,Lulung,2,Luqman Arif,1,m,1,Ma'ruf,2,maaher attuwailibi,1,maaher tuwailibi,1,mabes polri,1,madura,1,Mahasiswa,2,maher attuwailibi,14,mahfud,1,mahfud MD,17,Mahfudz MD,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,maia estianty,1,makassar,3,MAKI,1,malang,3,malaysia,1,maluku utara,1,manado,1,Mantan,1,maranir,1,marinir,1,Mario Teguh,10,marrisa Haque,1,marsekal hadi tjahjanto,1,marshanda,1,masjid,3,masker,2,mata najwa,5,maulid nabi,1,may day,1,Mayjen TNI Dudung Abdurcahman,1,medan,7,medina zein,1,medsos,1,megamendung,1,megawati,9,melaney Ricardo,1,melly goeslaw,1,Meme,1,menag,2,mendikbud,1,menkes,2,menkumham,1,menpora,1,mensos,1,menteng,1,menteri,4,Menteri kesehatan,2,menteri KKP,2,Menteri Susi,2,mer-c,1,Merdeka.com,1,metro jakarta barat,1,metro jaya,1,Metropolitan,1,miras,1,MK,4,moeldoko,2,Moge,3,Motivasi,1,Moto GP,9,mrt,1,mts,2,mualaf,1,muannas al aidid,2,muba,1,mudik,1,muhaimin iskandar,1,muhammad alvin faiz,4,muhammadiyah,3,MUI,11,mulan jameela,2,munamarman,2,munarman,13,Musibah,3,musni umar,2,Mustofa Nahra,2,nadiem makarim,2,Nahdlatul Ulama,7,Najwa Shihab,5,nani aprilliani,3,Narkoba,4,nasdem,1,Nasional,139,Nasionalisme,5,natal,1,natalius pigai,2,nawir,1,Negara,1,nenah arsihan,1,Nenek,1,neno warisman,4,Netizen,3,News,229,ngawi,1,NII,1,Nikita,2,nikita mirzani,13,Nikon,1,Nila F moeloek,1,nisa sabyan,1,nissa sabyan,1,non muslim,1,novel bamukmin,9,novel baswedan,5,NTB,1,NTT,5,NU,11,nunukan,1,nur Sugik rahardja,11,Nusantara,1,Obama,1,odading,1,ojol,1,Olah Raga,6,Omnibus,2,Omnibus Law,39,Omnibuslaw,6,onani,1,Online,1,online shop,1,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OSIS,1,OTT,1,PA 212,9,padang,4,pak yus,1,palangkaraya,1,palembang,1,palestina,12,pamekasan,2,PAN,1,pancasila,1,pandemi,1,pangdam jaya,1,panglima TNI,6,papua,1,partai masyumi,1,partai ummat,1,pasha ungu,1,pati,1,paula,1,PBNU,1,PDIP,18,pecel lele,1,Pegunungan Kendeng,1,pekerjaan,1,Pelajar,1,Pelakor,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,2,Pemerintah,1,pemprov,2,pemuda pancasila,1,pendeta,1,Pendidikan,2,Pengantin,1,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,perancis,1,perawat,1,Peristiwa,4,perkosa,1,permadi arya,3,perppu,1,perpres,1,pertamina,1,pesawat,3,petamburan,4,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres,1,pilpres2019,7,pinjaman online,1,pistol,2,PKB,2,PKI,3,pkl,1,pkpi,1,PKS,12,PN Jakarta Timur,1,PNS,1,polda,1,Polda Metro Jaya,17,Polisi,46,politeknik sriwijaya,1,POLITIK,273,Polri,10,polwan,1,pon,1,pontianak,1,porno,1,PPATK,4,PPKM,2,PPP,1,prabowo,3,prabowo subianto,7,prabumulih,1,pramuka,1,prancis,11,Presiden jokowi,9,presiden.,2,prestasi,1,probolinggo,1,prostitusi online,1,Provokator,1,PSI,5,PT PAL,1,PTPN,2,Puan,3,Puan maharani,3,PUBG,1,pulau seribu,1,Putu Sudiartana,3,rachmawati Soekarnoputri,1,raffi ahmad,2,rahma sarita,1,ramadhan,1,rasis,5,Ratna Sarumpaet,3,ratu wiraksini,1,Rawajati,1,refly harun,8,Regional,1,reklamasi,1,remas al amanah,1,Reza Artamevia,1,Rian,1,riau,4,ribka tjiptaning,3,Ricuh,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,riza patria,1,rizal ramli,3,robby purba,1,rocky gerung,7,Roy Suryo,5,RS Siloam,2,RS UMMI,4,ruhut sitompul,2,Rupiah,2,RUU,2,sabili,1,sabu sabu,1,safeea,1,sahur,2,said didu,2,sam aliano,1,samarinda,2,sandiago uno,20,SARA,6,Saracen,3,satpol PP,2,satrio,1,saudi,1,SBY,26,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,9,selebgram,1,Selebritas,7,Selebriti,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,serang,1,setnov,13,seto,1,sgm,1,sianida,3,sidang,8,Sidoarjo,1,sidrap,1,singapura,1,slamet maarif,2,sleman,1,sma 6,1,sman 58 ciracas,5,smk 2,2,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,solo,3,soni eranata,14,sosmed,1,SPBU,1,sports,1,Sri mulyani,4,sriwijaya air,3,subang,1,Sugik Nur Raharja,5,sukabumi,1,sukmawati,2,sukmawati soekarnoputri,1,sukoharjo,2,sulawesi,1,Sule,1,sumatra utara,1,sunda nusantara,1,suparman nyompa,1,supersemar,1,Surabaya,5,surya paloh,1,sus,1,Susi,1,susi pudjiastuti,1,susu sapi,1,swab,1,syahganda nainggolan,5,syahrini,1,syekh Ali Jaber,1,Tahanan Kabur,1,tanah abang,3,Tanaman,1,Tangerang,6,tangerang selatan,1,tanjung balai,1,tanjung priok,1,taqy malik,1,Tarbiyah,1,tasikmalaya,2,taufik,2,taufik hidayat,1,Tax Amnesty,1,tegal,1,teh ninih,6,Teknologi,2,Teman Ahok,2,temanggung,1,tengku guru bajang,1,Tengku Zulkarnaen,19,Terawan,1,Tercyduk,2,Teroris,10,Tetangga,1,tetoris,1,tgupp,1,Tiktok,5,Timor Leste,1,tips,9,tito karnavian,2,TKI,1,tni,14,tni al,1,toa,2,Tokoh,2,tol,1,tol cipali,1,Toleransi,2,tommy,1,TPU,1,trending topic,27,tri risma harini,6,Tsamara,2,tuban,1,tumpeng,1,TV one,2,TV swasta,1,TVRI,1,Twitter,2,UAS,9,UGM,2,UI,1,uje,1,umi pipik,1,Umroh,2,uni arab Emirat,1,uni emira arab,2,Unpad,1,Untirta,1,ustad abdul somad,1,Ustad Yahya Waloni,1,UU Cipta Kerja,8,UU ITE,2,vaksin covid 19,5,vaksin palsu,3,vaksin sinovac,4,Vandalisme,1,vanessa angel,1,veronica koman,1,Video,2,Vina Garut,1,viral,36,viral berita heboh,1,viral heboh berita nasional,1,viral kecelakaan hari ini berita nasional,1,Virus,1,Vit,1,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Waria,1,wimar witoelar,1,Wiranto,3,WN Inggris,1,yahudi,2,yahya waloni,8,yahya hasyim,2,Yenni Wahid,1,YLBHI,2,Yogyakarta,1,youtube,1,yunanto wijaya,1,yunarto,1,yunarto wijaya,1,Yuni Shara,3,yusril ihza mahendra,1,Yusuf Mansur,1,zaidul akbar,1,zakiah aini,1,zaskia mecca,2,ziarah,1,Zona Merah,1,zulkifli hasan,1,zulkifli muhammad,1,
ltr
item
Wartamenia: Di Persidangan Muncul Fakta Baru Tewasnya Laskar FP1, Termasuk Penyebab Terjadinya Penembakan
Di Persidangan Muncul Fakta Baru Tewasnya Laskar FP1, Termasuk Penyebab Terjadinya Penembakan
https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/sidang-unlawful-killing-nih3.jpg
Wartamenia
https://www.wartamenia.com/2021/10/di-persidangan-muncul-fakta-baru.html
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/2021/10/di-persidangan-muncul-fakta-baru.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content