Kecewa! Karena Lamban Menangani Banjir, Warga Membandingkan Kinerja Anies Dengan Ahok.

Sejagad.com -  Jakarta menyambut awal pemerintahan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dengan banjir. 'Samb...


Sejagad.com - Jakarta menyambut awal pemerintahan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dengan banjir. 'Sambutan' ini tentu tak mengenakan, namun tak bisa dihindari. 
Hujan deras dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah titik terendam banjir. Sebut saja di Kemang dan Jatipadang, Jakarta Selatan. Selain itu wilayah-wilayah di Jakarta Timur juga tak luput dari terjangan banjir.
 

Pola banjir di Jakarta memang sudah berubah drastis dari lima tahun sekali menjadi setahun sekali. Ada banyak faktor yang menyebabkan perubahan pola banjir tersebut, dari persoalan tata ruang, penggunaan lahan yang tak sesuai fungsinya, hingga drainase kota Jakarta yang masih buruk.

Pemerintah Provinsi DKI bukannya tinggal diam. Setiap gubernur pasti melakukan pencegahan banjir, namun penanganan masing-masing gubernur berbeda. Warga pun punya penilaian tersendiri terhadap gubernur-gubernur yang pernah maupun yang tengah memimpin Jakarta.

Burhan (55) misalnya. Warga RT 003 RW 006 Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu itu terlihat sedih ketika mengingat banjir yang menimpa rumahnya pada Kamis (19/10) lalu.

Burhan merupakan satu dari puluhan kepala keluarga yang rumahnya kebanjiran akibat jebolnya tanggul turap Kali Pulo, Jatipadang yang berada tepat di depan rumahnya.

Alhasil air luapan Kali Pulo dengan cepat membanjiri rumah rumah penduduk di sekitarnya, tak terkecuali Burhan.

Saat itu, Burhan bergegas langsung mengemasi barang-barang yang bisa diambil dan mengevakuasi seluruh anggota keluarganya. Meskipun berada di wilayah tinggi, namun rumah Burhan tetap tergenang banjir setinggi lebih dari 30 cm.

"Banyak warga yang mengungsi, saya juga ikut mengungsi," ujarnya.

Burhan menilai, Pemprov DKI Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur Ahok hingga Gubernur Anies terhadap penanganan banjir di wilayahnya sudah dilakukan. Namun belum ditangani secara serius.

Burhan mencontohkan, saat tahun 2016 lalu Ahok sudah melakukan upaya pencegahan banjir dengan pengerukan Kali Pulo. Akan tetapi pengerukan itu justru tak membuat banjir tahunan di wilayahnya menghilang.

"Ahok waktu itu sudah ada upaya pengerukan, tapi hasil pengerukannya itu malah ditaruh di pinggir-pinggir kali, dan tiap tahunnya tetap kena banjir," ujarnya.

Sementara Anies, menurut Burhan, hanya ala kadarnya ketika datang langsung ke sini saat banjir pada Kamis lalu. Ia menilai Anies sifatnya cuma memantau dan terkesan lamban dalam penanganan.

Di satu sisi, kata Burhan, Anies bisa saja memerintahkan anak buahnya segera memperkuat tanggul sekitar Kali Pulo guna mengantisipasi banjir karena sudah masuk musim hujan.

Burhan menambahkan, Pemprov DKI di bawah Anies juga tak berinisiatif memberi bantuan kepada warga. Padahal warga urunan untuk membiaya pembenahan tanggul-tanggul lain.

"Tanggul yang jebol saja yang ditanggung dananya oleh pemerintah, untuk membenahi tanggul yang lain pakai swadaya masyarakat juga," ujarnya.

Mundari (57), tetangga Burhan juga mengatakan demikian. Meski berjarak 50 meter dari bibir Kali Pulo, namun rumahnya termasuk ke dalam wilayah dataran paling rendah di wilayah Jatipadang. Belasan rumah yang berdempetan dengan rumah Mundari terendam banjir setinggi satu meter.

"Kalau rugi ya rugi banget, mas. Banyak peralatan dan perabotan rumah tangga rusak, ruginya bisa jutaan lebih satu keluarga, belum lagi kotor kalau habis banjir," ujar Mundari.

Wilayah ini tiap tahunnya menjadi langganan banjir akibat meluapnya Kali Pulo. Pada tahun ini banjir lebih parah intensitasnya karena tanggul penyangga yang jebol.

"Iya tiap tahun langganan banjir memang di sini, makanya kita disebutnya kampung air," ujar Mundari.
Mundari sendiri menilai selama ini Pemprov DKI masih abai terhadap banjir yang menimpa di wilayahnya. Baginya, gubernur yang telah memimpin Jakarta belum bisa memenuhi harapan warga untuk mengatasi banjir tahunan ini.

"Saya sudah rasakan dari zaman Fauzi Bowo, Jokowi, Ahok sampai sekarang, tetap saja banjir terus," ujarnya.

Ia juga melihat langkah gubernur Anies yang mendatangi wilayahnya saat banjir belum tentu bisa menyelesaikan masalah utamanya. Baginya, masalah utamanya bukan menambal tanggul pembatas yang baru, namun normalisasi aliran sungai yang belum berjalan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tanggul jebol itu kan bukan masalah utama, tapi soal normalisasi kali, kali di sini sudah kelebihan muatan, kalau di depok hujan ya di sini bisa banjir, kita sudah upayakan ini tapi belum ada respon," ucap dia.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi pada Rabu (25/10), proses perbaikan tanggul Kali Pulo yang jebol tengah dikerjakan oleh beberapa petugas dari Dinas Sumber Daya Air Jakarta bersama-sama dengan masyarakat sekitar. Tanggul tersebut sudah ditinggikan dan hampir sebagian besar pengerjaannya sudah selesai.

Lurah Jatipadang Noviant Wijanarko mengakui selama ini inisiatif mengatasi banjir di wilayahnya justru bersifat Bottom-Up atau dorongan dari masyarakat kepada Pemprov DKI, bukan Top-Down atau instruksi langsung dari Pemprov DKI Jakarta. Ia mengaku inisiatif ini sudah berlangsung sejak lama hingga sekarang.

Ia mencontohkan perbaikan tanggul yang jebol akibat banjir pada Kamis lalu berasal dari inisiatif warga yang meminta kepada pihak kelurahan. Bukan instruksi dari Pemprov atau kecamatan.

"Jadi itu warga yang minta, katanya kalau tak ditanggul banjir terus, lalu saya ke pimpinan, saya lapor ke pak camat, atau ke SDA, pokoknya awalnya itu dari warga mintanya seperti itu," ujarnya kepada CNNIndonesia.com di kantornya pada Rabu (25/10).

Berbeda dengan para warga Jatipadang, Roni (41) warga RT 1 RW 7 Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan ini menilai Gubernur Ahok dianggap lebih berhasil mengatasi masalah banjir di wilayahnya.

Roni melihat aksi yang Ahok lakukan saat banjir lebih konkrit. Ahok dinilai langsung terjun ke lapangan untuk membenahi masalah drainase saat banjir tiba. Semisal pengadaan pompa air, pembersihan gorong-gorong dan pengerukan Kali Krukut pernah ia saksikan secara langsung saat Ahok menjabat.

"Ahok waktu itu kerjanya bersihin Kali Krukut, periksa gorong-gorong langsung, kalau ditemukan masalah langsung suruh bawahannya gerak cepat membenahi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com di rumahnya pada Rabu (25/10).

Roni bercerita, sebelum dibenahi Ahok, jika musim penghujan tiba ada perasaan was-was saat hujan turun. Terkadang banjir seringkali tiba-tiba menerjang saat tengah malam. Akan tetapi peristiwa seperti itu sudah berlalu karena telah dibenahi dengan baik oleh Ahok.

Roni menilai kinerja Ahok sudah baik dibandingkan masa gubernur sebelumnya. Meskipun air masih seringkali menggenagi rumahnya tiap musim penghujan tiba, namun tidak separah sebelumnya di mana banjir sering hingga mencapai atap rumah.

"Iya dulu bisa hampir kelelep, jalanan didepan saja ga bisa dilewatin, pas Ahok jadi gubernur jadi berkurang, dirumah juga berkurang banget, Cuma becek-becek, sayang dia (Ahok) ga lanjut lagi," ujarnya.

Roni mengaku belum bisa merasakan kinerja Anies untuk mengantisipasi terjadinya banjir di daerahnya. Menurutnya, Anies masih baru dan belum terlihat kinerjanya.

"Dia kan masih baru, saya belum lihat kinerjanya, kita tunggu saja nanti, jalanan saja sekarang banjir lagi, belum lihat kerjanya saya," ujarnya.

Sementara Sekretaris Kelurahan Bangka Yenni Anwar sependapat dengan Roni bahwa saat Ahok menjabat sebagai gubernur terlihat lebih gerak cepat mengatasi banjir. Ahok saat itu mengerahkan Petugas Prasarana Sarana Umum (PPSU) untuk mengantisipasi dan menangani banjir di wilayah Kemang.

"Jaman Ahok kemarin dia sesuai dengan PPSU, sedikit banyak terbantu, dulu kalau banjir bisa berjam-jam, kalau ini hitungan jam bisa surut, jadi semua saluran kita bongkar semua, kita bersihkan," ujar Yenni kepada CNNIndonesia.com di kantornya pada Rabu (25/10).

Yenni juga menambahkan bahwa pihaknya bersama Pemprov DKI sekarang sedang mengupayakan langkah antisipasi banjir di beberapa titik rawan banjir sekitaran Kemang. Pemprov DKI mengantisipasi melalui mekanisme pengerukan Kali Krukut dan perbaikan alat drainase.

"Sekarang kita laksanakan perbaikan alat drainase dan pengerukan kali krukut. Kita sudah menjamin dengan perawatan," ujar Yenni.(cnn.com)
Nama

1812,1,aa gym,3,abdul somad,3,abu dhabi,3,abu janda,7,aburizal bakrie,1,aceh,2,aceh timur,1,ade armando,1,ade londok,1,adian napitupulu,2,adzan,1,agesti ayu,1,agus andrianto,1,agus maftuh,1,aher,1,Ahmad Dhani,13,ahmad yani,2,Ahok,130,AHY,2,aksi 313,1,al azhar,1,Al Habsyi,2,aldi taher,2,alexis,1,ali mochtar ngabalin,2,allan nairn,1,Allya,1,alor,1,Amazing,3,ambroncius nababan,1,ambulans,1,amien rais,1,anang hermansyah,2,andi arief,1,andre rosiade,1,Andrew,2,angin puting beliung,1,angkatan udara,1,Anies Baswedan,50,anjing,1,Ansor,2,anti PKI,1,aqua,3,arie untung,2,artis,10,ashanty,2,Asma Dewi,1,ASN,2,aswaja,1,ayus sabyan,1,aziz syamsuddin,1,Bakar,1,bakrie,1,bali,1,bandung,1,banjarmasin,1,banjir,7,Bank,1,banser,1,banten,1,bappenas,1,bareskrim,1,Batak,1,batu,1,bayi,1,begal,1,Bela Negara,1,BEM SI,1,BEM UI,1,bengkulu,3,bentrok papua,1,Berita,446,Berita Artis,21,berita heboh,25,Berita Internasional,12,berita nasional,53,Berita Viral,1,bima arya,3,Bioskop,1,bocah,1,bogor,9,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,bosowa grup,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,2,Bu Risma,1,Buaya,1,bukittinggi,2,buni yani,1,bupati,1,buruh,3,cak Nun,2,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,Celana Dalam,1,chaplin,2,Cianjur,2,Corona,5,Covid,5,Covid 19,8,Covid-19,10,covid19,1,CPNS,1,csr,1,Daerah,6,dajjal,1,dandim,2,danone,2,dayak,1,dayung,1,de,1,debat,1,debat pilpres2019,5,deddy mizwar,1,deliserdang,1,demak,2,Demo,30,demo1310,1,demokrat,9,Demonstran,1,denny cagur,1,denny siregar,2,Densus,1,depok,4,derry sulaiman,1,dewi tanjung,3,dharmasraya,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,din syamsuddin,5,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,15,Dki Jakarta,13,Doa,1,dokter,2,Dolar,1,Donald Trump,1,DPR,6,DPR RI,2,DPRD,5,DPRD kota Semarang,1,dr tirta,2,dul jaelani,1,e budgeting,1,e-ktp,2,edhy prabowo,7,EDY MULYADI,1,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,entertainment,46,erick thohir,2,fadjroel rahman,1,Fadli zon,18,fahri hamzah,2,felix siauw,2,ferdinan hutahean,6,First travel,1,fitnah,2,five vi,2,food,4,FPI,120,Fuad Amin,1,gading marten,1,Ganjar Pranowo,3,Gatot,2,gatot brajamusti,1,gatot nurmantyo,10,gempa,1,gereja,1,gerindra,8,Gibran,3,gibran rakabumi,1,gibran rakabuming raka,1,giring nidji,1,gisella,5,gita wirjawan,1,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Google Maps,1,Googlemaps,1,Gosip,3,GP ansor,1,gpi,1,Grab,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,5,gus nur,2,Gus Yaqut,3,habib,1,habib bahar,1,habib bahar bin smith,2,Habib Idrus jamalullail,1,habib lutfi,1,habib lutfi bin Yahya,3,habib novel,1,habib rizieq,39,habib rizieq shihab,69,habib smith,1,had,1,haikal hassan,2,halte,1,haltim,1,hanafi rais,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,haris azhar,1,hasto,1,Hayya alal jihad,2,health,7,heboh,9,hendropriyono,1,henry subiakto,1,hidayat Nu,1,hidayat Nur Wahid,3,Hijabers,1,hijrah,1,hindu,1,hoax,6,hot,1,hotman paris,1,hrs,6,HTI,3,Hukum,17,Hutang,1,ibadah,1,ibnu chaldun,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,4,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,imam syuhada,1,indonesia raya,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,inews,1,Info,2,Inspiring,4,instagram,1,Internasional,25,irvan ghani,2,ISIS,5,Islam,15,iwan fals,2,jakarta,30,jakarta pusat,1,jakarta timur,1,Jakmania,2,jamaah islamiyah,1,Jambi,1,jawa barat,2,jawa tengah,1,jeddah,1,Jefri Nichol,1,Jerinx SID,1,jihad,1,jilbab,1,JK,3,JKT48,1,JNE,1,jogja,1,joko widodo,3,Jokowi,103,jokowimantu,2,Jonru,6,JPO,1,Juliari Peter Batubara,1,jumhur hidayat,3,Jusuf Kalla,6,Kabut Asap,6,kades,1,Kaesang,9,kafir,1,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,KAMI,20,kapolda,1,Kapolreta,1,kapolri,2,karawang,1,Karni Ilyas,2,Kasus,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,3,Kebakaran Hutan,5,kebon nanas,1,kecelakaan,1,Kekasih,1,kekerasan,1,keluang,1,Keluarga,1,kemensos,1,kepala daerah,1,KH Ma'ruf amin,2,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,KKP,2,knpi,1,kodam jaya,1,komnas HAM,3,Kontroversi,75,Korea Utara,1,korona,1,korupsi,1,KPAI,2,KPK,26,kpps,1,Krisna Murti,1,kristen,1,KSP,1,kucing,1,laci,1,Lain-lain,1,laiskodat,1,lapindo,1,laporkan,1,lebak,1,leni haini,1,lgbt,1,Lifestyle,5,listyo sigit prabowo,1,LPI,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Luqman Arif,1,m,1,Ma'ruf,2,maaher attuwailibi,1,maaher tuwailibi,1,Mahasiswa,2,maher attuwailibi,14,mahfud,1,mahfud MD,11,Mahfudz MD,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,maia estianty,1,makassar,1,MAKI,1,malang,2,Mantan,1,maranir,1,Mario Teguh,10,marrisa Haque,1,marsekal hadi tjahjanto,1,masjid,1,masker,1,mata najwa,5,maulid nabi,1,Mayjen TNI Dudung Abdurcahman,1,medan,2,medsos,1,megamendung,1,megawati,4,melaney Ricardo,1,melly goeslaw,1,Meme,1,mendikbud,1,menkes,2,menkumham,1,mensos,1,menteng,1,menteri,4,Menteri kesehatan,2,menteri KKP,2,Menteri Susi,2,mer-c,1,Merdeka.com,1,metro jakarta barat,1,metro jaya,1,Metropolitan,1,MK,4,moeldoko,1,Moge,3,Motivasi,1,Moto GP,9,mrt,1,muannas al aidid,2,muba,1,MUI,8,mulan jameela,1,munamarman,2,munarman,7,Musibah,3,musni umar,1,Mustofa Nahra,2,nadiem makarim,1,Nahdlatul Ulama,7,Najwa Shihab,5,Narkoba,4,nasdem,1,Nasional,139,Nasionalisme,5,natal,1,natalius pigai,2,Negara,1,Nenek,1,neno warisman,3,Netizen,2,News,229,Nikita,2,nikita mirzani,12,Nikon,1,Nila F moeloek,1,nissa sabyan,1,non muslim,1,novel bamukmin,3,novel baswedan,2,NTB,1,NTT,1,NU,10,nur Sugik rahardja,11,Nusantara,1,Obama,1,odading,1,Olah Raga,6,Omnibus,2,Omnibus Law,39,Omnibuslaw,6,Online,1,online shop,1,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OSIS,1,OTT,1,PA 212,3,padang,3,pak yus,1,palangkaraya,1,pamekasan,2,pandemi,1,pangdam jaya,1,panglima TNI,5,pasha ungu,1,PBNU,1,PDIP,8,pecel lele,1,Pegunungan Kendeng,1,pekerjaan,1,Pelajar,1,Pelakor,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,2,Pemerintah,1,pemprov,2,pendeta,1,Pendidikan,2,Pengantin,1,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,perancis,1,Peristiwa,4,perkosa,1,permadi arya,3,perppu,1,perpres,1,pesawat,2,petamburan,4,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres2019,7,PKB,1,PKI,3,pkl,1,pkpi,1,PKS,6,PNS,1,Polda Metro Jaya,16,Polisi,36,POLITIK,273,Polri,9,pontianak,1,PPATK,4,PPP,1,prabowo,3,prabowo subianto,3,prabumulih,1,prancis,10,Presiden jokowi,9,presiden.,2,prestasi,1,probolinggo,1,prostitusi online,1,Provokator,1,PSI,4,PTPN,2,Puan,2,PUBG,1,Putu Sudiartana,3,raffi ahmad,2,rahma sarita,1,rasis,5,Ratna Sarumpaet,3,ratu wiraksini,1,Rawajati,1,refly harun,6,Regional,1,Reza Artamevia,1,riau,4,ribka tjiptaning,3,Ricuh,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,riza patria,1,rizal ramli,3,robby purba,1,rocky gerung,4,Roy Suryo,1,RS UMMI,3,ruhut sitompul,2,Rupiah,2,RUU,2,said didu,1,sam aliano,1,sandiago uno,20,SARA,6,Saracen,3,satpol PP,2,satrio,1,saudi,1,SBY,18,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,9,Selebritas,7,Selebriti,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,serang,1,setnov,13,seto,1,sgm,1,sidang,8,Sidoarjo,1,sidrap,1,singapura,1,slamet maarif,1,sma 6,1,sman 58 ciracas,5,smk 2,2,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,solo,2,soni eranata,14,sosmed,1,SPBU,1,sports,1,Sri mulyani,3,sriwijaya air,3,subang,1,Sugik Nur Raharja,5,sukmawati,1,sukoharjo,2,sulawesi,1,Sule,1,supersemar,1,Surabaya,2,surya paloh,1,sus,1,Susi,1,susi pudjiastuti,1,syahganda nainggolan,5,syahrini,1,syekh Ali Jaber,1,Tahanan Kabur,1,tanah abang,3,Tanaman,1,Tangerang,3,tangerang selatan,1,tanjung priok,1,Tarbiyah,1,tasikmalaya,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,teh ninih,2,Teknologi,2,Teman Ahok,2,tengku guru bajang,1,Tengku Zulkarnaen,13,Terawan,1,Tercyduk,2,Teroris,4,Tetangga,1,Tiktok,3,Timor Leste,1,tips,9,tito karnavian,2,TKI,1,tni,13,Tokoh,2,tol cipali,1,Toleransi,2,tommy,1,TPU,1,trending topic,27,tri risma harini,2,Tsamara,1,tumpeng,1,TV one,2,TVRI,1,Twitter,1,UAS,3,UGM,2,UI,1,Umroh,2,uni arab Emirat,1,uni emira arab,1,Unpad,1,Untirta,1,Ustad Yahya Waloni,1,UU Cipta Kerja,8,vaksin covid 19,4,vaksin palsu,3,vaksin sinovac,4,Vandalisme,1,veronica koman,1,Video,2,Vina Garut,1,viral,36,viral berita heboh,1,viral heboh berita nasional,1,viral kecelakaan hari ini berita nasional,1,Virus,1,Vit,1,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Waria,1,Wiranto,3,WN Inggris,1,yahya waloni,4,Yenni Wahid,1,YLBHI,1,Yogyakarta,1,yunanto wijaya,1,yunarto,1,yunarto wijaya,1,Yuni Shara,1,Yusuf Mansur,1,Zona Merah,1,
ltr
item
Wartamenia: Kecewa! Karena Lamban Menangani Banjir, Warga Membandingkan Kinerja Anies Dengan Ahok.
Kecewa! Karena Lamban Menangani Banjir, Warga Membandingkan Kinerja Anies Dengan Ahok.
https://2.bp.blogspot.com/-fBc-NpgUkKg/WfPTJ68WBXI/AAAAAAAAASE/JRCdRy59DNUuEKpTMhZViurq6ZNQ9mBLQCLcBGAs/s320/ahok-anies_20171017_045940.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-fBc-NpgUkKg/WfPTJ68WBXI/AAAAAAAAASE/JRCdRy59DNUuEKpTMhZViurq6ZNQ9mBLQCLcBGAs/s72-c/ahok-anies_20171017_045940.jpg
Wartamenia
https://www.wartamenia.com/2017/10/kecewa-karena-lamban-menangani-banjir.html
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/2017/10/kecewa-karena-lamban-menangani-banjir.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content