Denny Siregar Bongkar Kebusukan Kelompok “ANNAS” Zombie Berwajah Islam

Sejak terbentuknya Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), bulan April 2014 di masjid al-Fajr bandung, provokasi tentang akan meledaknya perset...


Sejak terbentuknya Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), bulan April 2014 di masjid al-Fajr bandung, provokasi tentang akan meledaknya perseteruan Sunni-Syiah semakin gencar.

ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah)
Sesudah deklarasi di Bandung, berturut-turut mereka mendeklarasikan cabang-cabangnya di Garut, Tasikmalaya hingga Kalimantan. Mungkin sudah puluhan jumlahnya cabang mereka.ANNAS sendiri dikomandani seorang mantan jenderal dibelakangnya dengan beberapa orang yang menyebut diri mereka ulama.
Satu kejadian pernah terjadi di Bogor, ketika seorang ustad terkenal dengan suara seraknya, berseru “Jihad” akibat ia diserang sekelompok orang tak dikenal yang merasa ter-provokasi oleh spanduk anti Syiah. Sayangnya seruan itu sangat prematur dan tidak terjadi gerakan seperti yang diharapkan. Tetapi itu menjadi sebuah pertanda bahwa kejadian serupa akan diulang ketika mereka sudah matang dengan propaganda-propaganda berupa seminar, pengajian, majelis taklim, spanduk dan lain-lain. Provokasi akan dilakukan seolah-olah mereka mendapat serangan, untuk selanjutnya mereka berdalih membela diri dengan seruan perang.
8 November kemarin di Surakarta, mereka mengeluarkan poin-poin seminar bahwa Syiah siap melakukan kudeta di NKRI. Menurut mereka, Syiah dari lebanon sudah siap sedia di negeri ini untuk menunggu perintah dari Iran untuk melakukan kudeta. Konsep brainwashing mereka terapkan dengan memutar balik fakta bahwa ISIS adalah Syiah, memanfaatkan momentum peringatan pemerintah bahwa ISIS adalah teroris.
Lalu kenapa selain Syiah mereka juga mengabarkan bangkitnya komunis bersama Syiah akan kudeta di Indonesia? Ini tidak lepas dari keterlibatan Rusia di suriah. Mereka mendoktrin bahwa Rusia itu Komunis, padahal faktanya Presiden Rusia adalah seorang Katolik yang taat. Mereka menyembunyikan data kepada umat mereka bahwa Rusia bukan lagi Uni Sovyet, yang dulu berhaluan komunis.
Pertanyaannya, untuk apa mereka bersusah payah melakukan propaganda ini ?
Jika melihat pola-pola yang sama di Timur-Tengah terutama Libya dan Suriah, isu Sektarian selalu dimainkan untuk satu tujuan yaitu menjatuhkan pemerintahan yang sah. Pola propaganda dilakukan untuk mencuci otak rakyat dan pada saat kebohongan berulang-ulang itu akhirnya diterima sebagai kebenaran, maka mereka akan memulai dengan gerakan mengatas-namakan rakyat.
Fungsi propaganda itu adalah memunculkan gerakan pro dan kontra di tengah rakyat. Sesudah pro dan kontra semakin tajam, lalu dibuatlah peristiwa-peristiwa yang akan melemahkan pemerintah seperti kerusuhan-kerusuhan di beberapa daerah sehingga terkesan negara tidak aman. Selain itu mereka bermain di pelemahan ekonomi, sehingga banyak yang merasa lapar.
Ketika kepercayaan masyarakat yang menurun kepada pemerintah semakin lebar, mereka mulai membenturkan pro dan kontra tersebut. Aparat-aparat pemerintah disusupi supaya terbelah. Berita-berita dibangun simpang siur sehingga banyak yang lemah akal bingung mana yang salah dan yang benar.
Kerusuhan meluas, dan seperti kita tahu di Libya berakhir dengan kejatuhan Muammar Qaddafi, meski di Suriah mereka belum berhasil menjatuhkan Bashar Assad. Jika gerakan rakyat belum berhasil seperti di Suriah, maka mereka akan menyerukan jihad ke internasional sehingga masuklah sipil militan dari berbagai negara untuk membantu menekan. Bashar Assad sendiri di propagandakan sebagai Syiah padahal bukan.
Kembali ke negara kita, pola yang sama mereka terapkan. Membalik fakta melalui berita-berita supaya banyak orang kebingungan, meruncingkan perbedaan agama supaya terjadi kerusuhan, dan kita sudah melihat bagaimana Tolikara dan Singkil berhasil dibakar. Diharapkan situasi ini akan memancing daerah lain untuk membalas dendam.
Mereka memetakan dengan baik situasi di beberapa daerah. Yang mayoritas kristen, di provokasi dengan membakar tempat ibadah muslim dan juga sebaliknya. Untuk daerah seperti Jawa, isu agama tidak selaku di daerah maka di munculkanlah isu mazhab seperti sunni dan Syiah. Jaringan dibangun dulu, untuk kemudian digerakkan sesudah dimunculkan momen yang tepat. Perhatikan, Bogor melarang kegiatan Asyura sedangkan Purwakarta melarang kegiatan anti Syiah. Terus di peruncing.
Investasi untuk membangun kondisi ini sangat mahal, karena melibatkan sumber daya manusia yang banyak dan waktu yang panjang. Tetapi mereka juga tidak memberikan dana secara gratis.
Namanya investasi pasti ada waktu kembalinya. Mereka berharap ketika negara ini rusuh, maka mereka akan menguasai penuh sumber daya alam di Indonesia yang kaya seperti emas di Freeport dan Migas. Mereka juga akan kembali menguasai Petral yang sudah dibubarkan yang selama ini menguntungkan mereka 250 milyar per hari. Belum lagi lahan pangan dan lahan hutan.
Jadi, meskipun isu yang dibangun tentang Sunni-Syiah, ini murni bukan masalah sektarian tetapi imperialisme yang dibangun atas nama Sektarian. Kewaspadaan ini bukan hanya untuk Sunni, untuk Syiah tetapi juga agama lain, karena yang akan diserang adalah keutuhan negara kita. Indonesia akan dipecah-pecah, masing provinsi akan menyatakan merdeka. Ketika pecah, akan lebih mudah mereka menguasai daerah-daerah. Ingat anggota DPRD Riau yang pernah menyatakan akan keluar dari NKRI karena masalah asap?
Bagusnya pemerintah sangat tanggap akan hal ini. Dibangunnya infrastruktur-infrastruktur di luar Jawa menandakan bahwa pengembangan ekonomi akan diratakan di seluruh daerah sehingga tidak terkesan ekonomi terpusat ke Jawa yang membuat iri daerah.
Kita berpacu dengan waktu melawan pemikiran mereka. Indonesia akan menjadi Suriah ke 2 atau tidak, sepenuhnya tergantung kita.
Meski kita tertawa melihat begitu bodohnnya propaganda mereka, seperti Syiah sudah menyiapkan puluhan ribu pedang untuk kudeta atau puluhan ribu Syiah Lebanon sudah masuk Indonesia, tetapi jangan hilang waspada.
“Jangan pernah memandang remeh orang-orang bodoh dalam kelompok besar” kata George Calin. Ketika orang-orang dungu itu terprovokasi, maka mereka akan menjadi api yang membakar kemana-mana, tanpa memandang suku ataupun agama. Sebab mereka seperti Zombie yang tidak berakal dan di remote hanya untuk satu tujuan yaitu menghancurkan. Sudah terasa hambar kopinya?. (ARN/MM)
Nama

1812,1,aa gym,3,abdul somad,3,abu dhabi,3,abu janda,7,aburizal bakrie,1,aceh,2,aceh timur,1,ade armando,1,ade londok,1,adian napitupulu,2,adzan,1,agesti ayu,1,agus andrianto,1,agus maftuh,1,aher,1,Ahmad Dhani,13,ahmad yani,2,Ahok,130,AHY,2,aksi 313,1,al azhar,1,Al Habsyi,2,aldi taher,2,alexis,1,ali mochtar ngabalin,2,allan nairn,1,Allya,1,alor,1,Amazing,3,ambroncius nababan,1,ambulans,1,amien rais,1,anang hermansyah,2,andi arief,1,andre rosiade,1,Andrew,2,angin puting beliung,1,angkatan udara,1,Anies Baswedan,50,anjing,1,Ansor,2,anti PKI,1,aqua,3,arie untung,2,artis,10,ashanty,2,Asma Dewi,1,ASN,2,aswaja,1,ayus sabyan,1,aziz syamsuddin,1,Bakar,1,bakrie,1,bali,1,bandung,1,banjarmasin,1,banjir,7,Bank,1,banser,1,banten,1,bappenas,1,bareskrim,1,Batak,1,batu,1,bayi,1,begal,1,Bela Negara,1,BEM SI,1,BEM UI,1,bengkulu,3,bentrok papua,1,Berita,446,Berita Artis,21,berita heboh,25,Berita Internasional,12,berita nasional,53,Berita Viral,1,bima arya,3,Bioskop,1,bocah,1,bogor,9,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,bosowa grup,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,2,Bu Risma,1,Buaya,1,bukittinggi,2,buni yani,1,bupati,1,buruh,3,cak Nun,2,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,Celana Dalam,1,chaplin,2,Cianjur,2,Corona,5,Covid,5,Covid 19,8,Covid-19,10,covid19,1,CPNS,1,csr,1,Daerah,6,dajjal,1,dandim,2,danone,2,dayak,1,dayung,1,de,1,debat,1,debat pilpres2019,5,deddy mizwar,1,deliserdang,1,demak,2,Demo,30,demo1310,1,demokrat,9,Demonstran,1,denny cagur,1,denny siregar,2,Densus,1,depok,4,derry sulaiman,1,dewi tanjung,3,dharmasraya,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,din syamsuddin,5,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,15,Dki Jakarta,13,Doa,1,dokter,2,Dolar,1,Donald Trump,1,DPR,6,DPR RI,2,DPRD,5,DPRD kota Semarang,1,dr tirta,2,dul jaelani,1,e budgeting,1,e-ktp,2,edhy prabowo,7,EDY MULYADI,1,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,entertainment,46,erick thohir,2,fadjroel rahman,1,Fadli zon,18,fahri hamzah,2,felix siauw,2,ferdinan hutahean,6,First travel,1,fitnah,2,five vi,2,food,4,FPI,120,Fuad Amin,1,gading marten,1,Ganjar Pranowo,3,Gatot,2,gatot brajamusti,1,gatot nurmantyo,10,gempa,1,gereja,1,gerindra,8,Gibran,3,gibran rakabumi,1,gibran rakabuming raka,1,giring nidji,1,gisella,5,gita wirjawan,1,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Google Maps,1,Googlemaps,1,Gosip,3,GP ansor,1,gpi,1,Grab,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,5,gus nur,2,Gus Yaqut,3,habib,1,habib bahar,1,habib bahar bin smith,2,Habib Idrus jamalullail,1,habib lutfi,1,habib lutfi bin Yahya,3,habib novel,1,habib rizieq,39,habib rizieq shihab,69,habib smith,1,had,1,haikal hassan,2,halte,1,haltim,1,hanafi rais,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,haris azhar,1,hasto,1,Hayya alal jihad,2,health,7,heboh,9,hendropriyono,1,henry subiakto,1,hidayat Nu,1,hidayat Nur Wahid,3,Hijabers,1,hijrah,1,hindu,1,hoax,6,hot,1,hotman paris,1,hrs,6,HTI,3,Hukum,17,Hutang,1,ibadah,1,ibnu chaldun,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,4,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,imam syuhada,1,indonesia raya,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,inews,1,Info,2,Inspiring,4,instagram,1,Internasional,25,irvan ghani,2,ISIS,5,Islam,15,iwan fals,2,jakarta,30,jakarta pusat,1,jakarta timur,1,Jakmania,2,jamaah islamiyah,1,Jambi,1,jawa barat,2,jawa tengah,1,jeddah,1,Jefri Nichol,1,Jerinx SID,1,jihad,1,jilbab,1,JK,3,JKT48,1,JNE,1,jogja,1,joko widodo,3,Jokowi,103,jokowimantu,2,Jonru,6,JPO,1,Juliari Peter Batubara,1,jumhur hidayat,3,Jusuf Kalla,6,Kabut Asap,6,kades,1,Kaesang,9,kafir,1,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,KAMI,20,kapolda,1,Kapolreta,1,kapolri,2,karawang,1,Karni Ilyas,2,Kasus,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,3,Kebakaran Hutan,5,kebon nanas,1,kecelakaan,1,Kekasih,1,kekerasan,1,keluang,1,Keluarga,1,kemensos,1,kepala daerah,1,KH Ma'ruf amin,2,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,KKP,2,knpi,1,kodam jaya,1,komnas HAM,3,Kontroversi,75,Korea Utara,1,korona,1,korupsi,1,KPAI,2,KPK,26,kpps,1,Krisna Murti,1,kristen,1,KSP,1,kucing,1,laci,1,Lain-lain,1,laiskodat,1,lapindo,1,laporkan,1,lebak,1,leni haini,1,lgbt,1,Lifestyle,5,listyo sigit prabowo,1,LPI,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Luqman Arif,1,m,1,Ma'ruf,2,maaher attuwailibi,1,maaher tuwailibi,1,Mahasiswa,2,maher attuwailibi,14,mahfud,1,mahfud MD,11,Mahfudz MD,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,maia estianty,1,makassar,1,MAKI,1,malang,2,Mantan,1,maranir,1,Mario Teguh,10,marrisa Haque,1,marsekal hadi tjahjanto,1,masjid,1,masker,1,mata najwa,5,maulid nabi,1,Mayjen TNI Dudung Abdurcahman,1,medan,2,medsos,1,megamendung,1,megawati,4,melaney Ricardo,1,melly goeslaw,1,Meme,1,mendikbud,1,menkes,2,menkumham,1,mensos,1,menteng,1,menteri,4,Menteri kesehatan,2,menteri KKP,2,Menteri Susi,2,mer-c,1,Merdeka.com,1,metro jakarta barat,1,metro jaya,1,Metropolitan,1,MK,4,moeldoko,1,Moge,3,Motivasi,1,Moto GP,9,mrt,1,muannas al aidid,2,muba,1,MUI,8,mulan jameela,1,munamarman,2,munarman,7,Musibah,3,musni umar,1,Mustofa Nahra,2,nadiem makarim,1,Nahdlatul Ulama,7,Najwa Shihab,5,Narkoba,4,nasdem,1,Nasional,139,Nasionalisme,5,natal,1,natalius pigai,2,Negara,1,Nenek,1,neno warisman,3,Netizen,2,News,229,Nikita,2,nikita mirzani,12,Nikon,1,Nila F moeloek,1,nissa sabyan,1,non muslim,1,novel bamukmin,3,novel baswedan,2,NTB,1,NTT,1,NU,10,nur Sugik rahardja,11,Nusantara,1,Obama,1,odading,1,Olah Raga,6,Omnibus,2,Omnibus Law,39,Omnibuslaw,6,Online,1,online shop,1,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OSIS,1,OTT,1,PA 212,3,padang,3,pak yus,1,palangkaraya,1,pamekasan,2,pandemi,1,pangdam jaya,1,panglima TNI,5,pasha ungu,1,PBNU,1,PDIP,8,pecel lele,1,Pegunungan Kendeng,1,pekerjaan,1,Pelajar,1,Pelakor,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,2,Pemerintah,1,pemprov,2,pendeta,1,Pendidikan,2,Pengantin,1,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,perancis,1,Peristiwa,4,perkosa,1,permadi arya,3,perppu,1,perpres,1,pesawat,2,petamburan,4,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres2019,7,PKB,1,PKI,3,pkl,1,pkpi,1,PKS,6,PNS,1,Polda Metro Jaya,16,Polisi,36,POLITIK,273,Polri,9,pontianak,1,PPATK,4,PPP,1,prabowo,3,prabowo subianto,3,prabumulih,1,prancis,10,Presiden jokowi,9,presiden.,2,prestasi,1,probolinggo,1,prostitusi online,1,Provokator,1,PSI,4,PTPN,2,Puan,2,PUBG,1,Putu Sudiartana,3,raffi ahmad,2,rahma sarita,1,rasis,5,Ratna Sarumpaet,3,ratu wiraksini,1,Rawajati,1,refly harun,6,Regional,1,Reza Artamevia,1,riau,4,ribka tjiptaning,3,Ricuh,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,riza patria,1,rizal ramli,3,robby purba,1,rocky gerung,4,Roy Suryo,1,RS UMMI,3,ruhut sitompul,2,Rupiah,2,RUU,2,said didu,1,sam aliano,1,sandiago uno,20,SARA,6,Saracen,3,satpol PP,2,satrio,1,saudi,1,SBY,18,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,9,Selebritas,7,Selebriti,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,serang,1,setnov,13,seto,1,sgm,1,sidang,8,Sidoarjo,1,sidrap,1,singapura,1,slamet maarif,1,sma 6,1,sman 58 ciracas,5,smk 2,2,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,solo,2,soni eranata,14,sosmed,1,SPBU,1,sports,1,Sri mulyani,3,sriwijaya air,3,subang,1,Sugik Nur Raharja,5,sukmawati,1,sukoharjo,2,sulawesi,1,Sule,1,supersemar,1,Surabaya,2,surya paloh,1,sus,1,Susi,1,susi pudjiastuti,1,syahganda nainggolan,5,syahrini,1,syekh Ali Jaber,1,Tahanan Kabur,1,tanah abang,3,Tanaman,1,Tangerang,3,tangerang selatan,1,tanjung priok,1,Tarbiyah,1,tasikmalaya,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,teh ninih,2,Teknologi,2,Teman Ahok,2,tengku guru bajang,1,Tengku Zulkarnaen,13,Terawan,1,Tercyduk,2,Teroris,4,Tetangga,1,Tiktok,3,Timor Leste,1,tips,9,tito karnavian,2,TKI,1,tni,13,Tokoh,2,tol cipali,1,Toleransi,2,tommy,1,TPU,1,trending topic,27,tri risma harini,2,Tsamara,1,tumpeng,1,TV one,2,TVRI,1,Twitter,1,UAS,3,UGM,2,UI,1,Umroh,2,uni arab Emirat,1,uni emira arab,1,Unpad,1,Untirta,1,Ustad Yahya Waloni,1,UU Cipta Kerja,8,vaksin covid 19,4,vaksin palsu,3,vaksin sinovac,4,Vandalisme,1,veronica koman,1,Video,2,Vina Garut,1,viral,36,viral berita heboh,1,viral heboh berita nasional,1,viral kecelakaan hari ini berita nasional,1,Virus,1,Vit,1,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Waria,1,Wiranto,3,WN Inggris,1,yahya waloni,4,Yenni Wahid,1,YLBHI,1,Yogyakarta,1,yunanto wijaya,1,yunarto,1,yunarto wijaya,1,Yuni Shara,1,Yusuf Mansur,1,Zona Merah,1,
ltr
item
Wartamenia: Denny Siregar Bongkar Kebusukan Kelompok “ANNAS” Zombie Berwajah Islam
Denny Siregar Bongkar Kebusukan Kelompok “ANNAS” Zombie Berwajah Islam
http://4.bp.blogspot.com/-RSIU7GX44p8/VkTjRfoKh0I/AAAAAAAAAq8/KtHJ-MJjj2M/s640/zombie-di-sekitar-kita.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-RSIU7GX44p8/VkTjRfoKh0I/AAAAAAAAAq8/KtHJ-MJjj2M/s72-c/zombie-di-sekitar-kita.jpg
Wartamenia
https://www.wartamenia.com/2015/11/denny-siregar-bongkar-kebusukan.html
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/
https://www.wartamenia.com/2015/11/denny-siregar-bongkar-kebusukan.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content